h1

Music and Lyrics – Sebuah Tim Berbasis Cinta

14-March-2007

Pemain: Hugh Grant, Drew Barrymore
Sutradara/Skenario: Marc Lawrence
Genre: komedi romantis

bintangbintangbintang

Alex Fletcher (Hugh Grant) pernah menjadi pujaan di panggung musik pop dunia pada tahun delapanpuluhan bersama bandnya, PoP! yang terkesan parodi dari Wham!. Setelah perpecahan bandnya, Alex hanya menjadi penyanyi di event2 lokal. Penggemarnya tinggallah penggemarnya di masa muda dulu, yang sekarang tentunya sudah menjadi ibu2. Menulis lagu pun Alex nggak lagi percaya diri, karena ia kehilangan penulis liriknya di PoP! dulu.

Music & Lyrics

Siapa mengira, seorang artis muda yang superseksi dan superterkenal, Cora Corman (Haley Bennett) adalah seorang pengagum Alex sejak masa balita. Cora meminta Alex untuk menulis sebuah lagu yang nantinya akan dibawakan bersama. Tapi, waktu yang diberikan Cora hanya lima hari. Bukan hal mudah untuk Alex, yang sudah lama nggak menulis lagu. Apalagi ia harus mencari seseorang untuk membuat liriknya.

Saat Alex sedang mencari inspirasi, Sophie Fisher (Drew Barrymore), perawat tanaman di apartemennya, tiba2 meluncurkan kalimat2 indah dan berima. Alex dan Sophie bekerja siang malam menggubah lagu sesuai pesanan Cora, “Way Back Into Love” (bisa diunduh di sini).

Kata orang Jawa, witing tresno jalaran ora ono sing liyo. Ralat, witing tresno jalaran soko kulino🙂. Anak sekarang menyebutnya cin-lok. Alex dan Sophie nggak hanya menjadi tim dalam menulis lagu, tapi juga menjadi pasangan cinta.

Perbedaan pendapat muncul saat Cora yang terobsesi pada goyangan sensual, meminta lagu itu diubah menjadi berirama dance. Cinta Sophie pada karyanya membuatnya nggak rela karyanya itu kehilangan makna dan “jiwa”. Tapi Alex pasrah saja, yang penting ia bisa kembali eksis.

Cinta memang mempererat kerja sama mereka. Tapi apakah cinta mereka bisa mengatasi perbedaan pendapat dalam tim? Dan saat tim terpecah, apakah cinta pun masih bisa bertahan?

Dirilis di Amerika Serikat tepat pada hari Valentine, film komedi romantis ini memang cocok untuk mereka yang sedang mencari hiburan ringan. Sayangnya Alex yang dikisahkan sebagai orang Amerika, masih memiliki aksen Inggris yang kental. Dan chemistry antara Hugh Grant dan Drew Barrymore, entah kenapa kurang terasa. Walaupun begitu, cela2an konyol antara Alex dan Sophie, goyang pinggul Alex yang agak norak, lagu2 PoP! yang yang eighties banget, lumayan bikin ketawa. Apalagi buat generasi STW macam gue, yang pernah menjadi ABG di masa kejayaan delapanpuluhan.

Pertanyaan terakhir yang tersisa di benak gue adalah, mixing business with love, do or don’t?😛

Aslinya dipost di sini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: